Puluhan Anggota PPK dan PPS Demo Pemkab Minsel

 

demo PPK dan PPS di kantor pemkab minsel

Amurang,SM - Ancaman melakukan demo ke Kantor Pemkab Minahasa Selatan (Minsel) akhirnya dibuktikan para Panitia Pemilihan (PPK) Kecamatan dan Panitia Pemunggutan Suara (PPS) di Minsel Kamis(9/12/10).

 

 

Kedatangan puluhan PPK dan PPS ini, untuk melakukan demo damai menuntut hak mereka terhadap honor satu bulan pemilukada putaran kedua dan biayaoperasional, ditemani oleh personil KPU Minsel.

 

Mereka datang sembari membawa poster yang bertuliskan, mempertanyakan kinerja bupati minsel, serta tugas selesai mana hak PPK dan PPS.

 

"Kami sudah lakukan tugas dan berjalan lancar, sekarang mana hak kami," ujar para pendemo.

 

Para pendemo diterima pertama diterima oleh Asisten Satu Pemkab Minsel Drs Donald Wagey, Kadis Keuangan Pendapatan Aset Derah (KPAD) Drs BoyPandeiroth dan Kaban Kesbangpol Drs Alex Slaat.

 

Sebelum kesempatan berbicara diberikan kepada Kadis KPAD, ketua KPU Minsel Yurnie Sendow, menyampaikan beberapa hal kepada semua pihak,dengan inti jika dana memang belum ada di KPU sehingga jangan lagi PPK dan PPS mengira jika mereka pakai uang tersebut.

 

"Sebelumnya saya sampaikan, jika MOU kami dengan dewan, sekda dan kadis keuangan, untuk penilukada putaran kedua dana paling lambat 3 harisetelah pemilukada sudah direalisasikan," ujarnya.

 

Tambahnya, surat laporan pertanggung jawaban (LPJ) penggunaan dana awal KPU Minsel sudah masukan, dan itu sudah ada tanda bukti terimanya.

 

"Kami sudah masukan SPJ dana awal, satu minggu setelah putaran kedua dan itu ada bukti tanda terimanya dari keuangan. Sementara diwajibkan memasukan SPJ tersebut tiga bulan, tetapi kami masukan sebelum tiga bulan," ungkapnya.

 

Kemudian mengenai demo para PPK dan PPS ini, dikatakan Yurnie karena mereka juga sudah berapa kali datang ke Kantor KPU Minsel untuk mendesak hak mereka.

 

"Tuntutan dari mereka kami mohon maaf sebelumnya ke Pemkab, tetapimereka sudah berapa kali datang ke kantor kami menagih hak mereka, jadi saya pertaruhkan leher saya kalau sudah cair dari Pemkab kemudian kami sudah pakai uang itu. Kami percaya pemkab punya niat baik," ujarnya menegaskan.

 

Drs Boy Pandeiroth, saat diberikan kesempatan bicara mengatakan, jika dirinya akan menindak lanjuti hak-hak PPK dan PPS.

 

"Tetapi kalian juga perlu tahu, dana putaran kedua dianggarakan dalam APBD Perubahan, sementara tahap pertama sudah dicairkan sebelum perubahan APBD tersebut, lalu tahap kedua dimasukan dalam perubahan dan itu realisasinya perlu proses," ujarnya.

 

Mendengar kata-kata itu, pendemo pun menyela. " Lalu abis Natal dang baru mau Proses," ujar Pendemo.

 

Boy pun melanjutkan, jika uang di kas daerah bukan selalu ada di kas daerah. Tetapi Pemkab sudah sudah persiapkan, namun dirinya mohon maaf,hari ini belum dapat cairkan, sebab itu harus lewat proses. " Kami sudah persiapkan, tetapi itu lewat proses," ujarnya.

 

Pendemo pun menyela, "proses sudah berlangsung cukup lama, masa belum-belum bisa direalisasi. Kami Harapkan ada statement apa yang kami minta, ditanggapi pemda. Kalau bisa cair hari ini, jangan lagi menunggu petunjuk bupati, kalau boleh bupati hadir disini supaya tahu isi hati kami," ujar para pendemo lagi.

 

Boy pun mohon maaf lagi, jika hari ini memang belum bisa, tetapi besok pagi bendahara KPU dirinya suruh hadir besok di kantor DPKAD.

 

"Besok pagi bendahara KPU datang ke kantor saya, tetapi ingat hanya perwakilan KPU atau bendahara, bukan para ppk dan pps yang datang. Dantidak usah ragu, pasti itu terbayarkan." ujar Boy menjanjikan.

Make a free website with emyspot.com - Report abuse